Sel

Sel merupakan struktur terkecil dari makhluk hidup. Setiap sel mempunyai struktur fungsional yang unik. Dengan mengetahui dan memahami sel dapat menjadi dasar bagi kita untuk mudah memahami makhluk hidup lainnya.

biologiselorganel sel
1.0x

Sel

Created 3 years ago

Duration 0:00:00
lesson view count 2577
Sel merupakan struktur terkecil dari makhluk hidup. Setiap sel mempunyai struktur fungsional yang unik. Dengan mengetahui dan memahami sel dapat menjadi dasar bagi kita untuk mudah memahami makhluk hidup lainnya.
Select the file type you wish to download
Slide Content
  1. SEL

    Slide 1 - SEL

    • Oleh:
    • KURNIATI MAULANY, S.Pd
  2. ORGANISASI KEHIDUPAN

    Slide 2 - ORGANISASI KEHIDUPAN

  3. PENGANTAR SEL(DESCRIPTION OF CELL)

    Slide 3 - PENGANTAR SEL(DESCRIPTION OF CELL)

    • SEL ADALAH SATUAN FUNGSIONAL DARI KEHIDUPAN
    • Sel memiliki struktur dan fungsi sendiri, sel mampu melakukan suatu reaksi-reaksi kimia yang dilakukannya sendiri untuk dapat bertahan hidup
    • Sel adalah struktur terkecil dari suatu makhluk hidup
  4. Kemampuan Hidup Sel

    Slide 4 - Kemampuan Hidup Sel

    • Dalam tubuh mahluk hidup multiseluler seperti manusia, sel terspesialisasi & terdiferensiasi, sehingga kumpulan tiap sel membentuk jaringan dengan fungsi khususnya
    • Sel dapat melakukan aktivitas biologis dan reaksi-reaksi kimia
    • Hal ini dilakukan agar sel tetap dapat hidup, melalui proses metabolisme yang dilakukan oleh sel
    • FAKTA
  5. Tahukah Kamuu...??

    Slide 5 - Tahukah Kamuu...??

    • 1. Ada beberapa sel dapat melakukan replikasi terus-menerus sepanjang hayat hidup sel. Apakah itu....?
    • 2. Ada juga sel yang terbentuk pada masa embrio dan berkembang saat bayi hingga anak-anak. Saat bayi hingga seterusnya, sel tersebut tidak memperbanyak diri lagi. Sel apakah itu...?
    • Jawaban:
    • 1. Sel yang menyusun lapisan germinativum epitel kulit
    • 2. Sel tersebut adalah sel saraf
  6. TEORI SEL

    Slide 6 - TEORI SEL

    • Robert Hooke (1635-1703)
    • Robert Hooke mengamati sayatan gabus dari batang Quercus suber yang sudah mati menggunakan mikroskop. Ia menemukan adanya ruang-ruang kosong yang dibatasi dinding tebal dalam pengamatannya.
    • Robert Hooke menyebut ruang ruang kosong tersebut dengan istilah cellulae artinya ruang kosong/ sel.
    • Antony van Leeuwenhoek (1632–1723)
    • Leeuwenhoek merancang sebuah mikroskop kecil berlensa tunggal. Mikroskop itu digunakan untuk mengamati air rendaman jerami. Ia menemukan organisme yang bergerak-gerak di dalam air, yang kemudian disebut bakteri.
    • Antonie van Leeuwenhoek merupakan orang pertama yang menemukan sel hidup.
    • Robert Brown (1773-1858)
    • Brown mengamati struktur sel pada jaringan tanaman anggrek dan melihat benda kecil yang terapung-apung dalam sel yang kemudian diberi nama inti sel atau nukleus.
    • Berdasarkan analisanya diketahui bahwa inti sel selalu terdapat dalam sel hidup dan kehadiran inti sel itu sangat penting, yaitu untuk mengatur segala proses yang terjadi dalam sel
  7. Matthias Schleiden (1804-1881)

    Slide 7 - Matthias Schleiden (1804-1881)

    • Schleiden ahli botani mengadakan penelitian terhadap tumbuhan. Setelah mengamati tubuh tumbuhan, ia menemukan bahwa banyak sel pada tubuh tumbuhan. Akhirnya ia menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari tumbuhan adalah sel.
    • Theodor Schwann (1810-1882)
    • Schwann melakukan penelitian terhadap hewan. Ternyata dalam pengamatannya tersebut ia melihat bahwa tubuh hewan juga tersusun dari banyak sel. Selanjutnya ia menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari tubuh hewan adalah sel. Dari penelitian tersebut dia menyimpulkan bahwa sel merupakan unit terkecil penyusun makhluk hidup.
    • Max Schultze (1825-1874)
    • Schultze menegaskan bahwa protoplasma merupakan dasar-dasar fisik kehidupan. Protoplasma bukan hanya bagian struktural sel, tetapi juga merupakan bagian penting sel sebagai tempat berlangsung reaksi-reaksi kimia kehidupan.Protoplasma juga merupakan tempat terjadinya proses hidup. Dari pendapat beberapa ahli biologi tersebut akhirnya melahirkan beberapa teori sel antara lain:
    • sel merupakan unit struktural makhluk hidup;
    • sel merupakan unit fungsional makhluk hidup;
    • sel merupakan unit reproduksi makhluk hidup;
    • sel merupakan unit hereditas.
  8. Rudolf Virchow (1821–1902)

    Slide 8 - Rudolf Virchow (1821–1902)

    • Dikenal dengan hukumnya: Omnis cellula e cellula ("setiap sel berasal dari sel lainnya")
    • Johanes Purkinye (1787–1869)
    • Orang pertama yang mengajukan istilah protoplasma untuk menamai bahan embrional sel telur
    • Felix Dujardin (1802-1860)
    • Dujardin dikenal karena karyanya dengan kehidupan binatang mikroskopis, dan pada tahun 1834 mengusulkan bahwa kelompok baru organisme bersel satu disebut Rhizopoda; berarti "akar-kaki". Nama itu kemudian diubah menjadi Protozoa.
    • Selain itu dalam Foraminifera, ternyata dia menemukan sebuah kehidupan formless substansi yang dinamakannya "sarcode"; yang kemudian diganti oleh protoplasma oleh Hugo von Mohl, protoplasma itulah yang dia anggap bagian terpenting dalam sel.
  9. Ukuran Sel

    Slide 9 - Ukuran Sel

    • Ukuran sel rata-rata antara 10 mikrometer hingga 100 mikrometer
    • Sel telur kodok sebesar antara 1mm hingga 0.9 cm
    • Ukuran sel bakteri antara 100 nm hingga 1 mikrometer
    • Sel telur aves dapat mencapai 25 cm
    • Sel terpanjang adalah sel saraf dengan ukuran mencapai 1m
  10. A Comparison of Size

    Slide 10 - A Comparison of Size

  11. Mind Map

    Slide 11 - Mind Map

  12. JENIS SEL BERDASARKAN MEMBRAN INTINYA, SEL DIBEDAKAN MENJADI 2 JENIS:

    Slide 12 - JENIS SEL BERDASARKAN MEMBRAN INTINYA, SEL DIBEDAKAN MENJADI 2 JENIS:

    • SEL EUKARIOTIK
    • MEMPUNYAI SELAPUT/ MEMBRAN INTI
    • BERSIFAT MULTISELLULER /SEL HEWAN & TUMBUHAN
    • UKURANNYA 10-100 MIKRON
    • SITOPLASMA DAN NUKLEUS TERPISAH OLEH MEMBRAN
    • MEMILIKI BADAN GOLGI, MITOKONDRIA, RETIKULUM ENDOPLASMA, RIBOSOM, DLL
    • SEL PROKARIOTIK
    • BELUM MEMILIKI SELAPUT/ MEMBRAN INTI
    • BERSIFAT UNISELLULER
    • BERUKURAN 1-10 MIKRON
    • SITOPLASMA DAN MATERI GENETIK BERCAMPUR
    • TIDAK MEMILIKI BADAN GOLGI, MITOKONDRIA, RETIKULUM ENDOPLASMA
    • MEMILIKI RIBOSOM
  13. A prokaryotic cell (top) and a eukaryotic cell (bottom)

    Slide 13 - A prokaryotic cell (top) and a eukaryotic cell (bottom)

    • Note the greater structural complexity of the eukaryotic cell (an amoeba) and its many membrane-enclosed parts, or organelles.
    • Two Basics types of cells
  14. The prokaryotic cell on the left is smaller and appears less complex than the eukarotic cell on the right

    Slide 14 - The prokaryotic cell on the left is smaller and appears less complex than the eukarotic cell on the right

  15. Types of Cells

    Slide 15 - Types of Cells

  16. SEL PROKARIOTIK

    Slide 16 - SEL PROKARIOTIK

    • Tidak memiliki membran inti sel
    • Uniseluler → Tubuh terdiri dari satu sel
    • Contoh: Eubacteria & Cyanobacteria
  17. STRUKTUR SEL PROKARIOTIK

    Slide 17 - STRUKTUR SEL PROKARIOTIK

    • Dinding Sel: peptidoglikan, lipid, dan protein
    • Fungsi: pelindung & pemberi bentuk tubuh
    • Membran Sel: lipid dan protein
    • Fungsi: pelindung molekular sel terhadap lingkungan sekitarnya
    • Sitoplasma: air, protein, lipid, mineral, dan enzim-enzim
    • Mesosom: penghasil energi.
    • Ribosom: tempat berlangsungnya sintesis protein
    • DNA: Terdiri dari gula deoksribosa, fosfat, dan basa nitrogen
    • Fungsi: Pembawa informasi genetik yaitu sifat-sifat yang harus diwariskan kepada keturunannya
    • RNA: Persenyawaan hasil transkripsi (pencetakan) DNA.
    • Fungsi: Membuat kode-kode genetik sesuai pesanan DNA, kemudian akan diterjemahkan dalam bentuk urutan asam amino dalam proses sintesis protein
  18. SEL EUKARIOTIK

    Slide 18 - SEL EUKARIOTIK

    • Memiliki membran inti sel
    • Memiliki sistem endomembran (organ-organ bermembran seperti retikulum endoplasma, kompleks golgi, mitokondria, dan lisosom)
    • Contoh: sel protista, fungi, hewan dan tumbuhan
  19. Slide 19

    • STRUKTUR SEL EUKARIOTIK
    • Membran Sel
    • Inti Sel (Nukleus)
    • Sitoplasma
    • Sitosol
    • Organel Sel
    • Retikulum Endoplasma
    • Mitokondria
    • Badan Golgi
    • Ribosom
    • Lisosom
    • Vakuola
    • Plastida
    • Sentriol
  20. MEMBRAN SEL

    Slide 20 - MEMBRAN SEL

    • Bagian terluar dari sel yang melindungi sitoplasma
    • Bersifat: Selektif Permeabel → hanya dapat dilalui oleh zat tertentu (glukosa, asam amino & berbagai ion)
    • Fungsi:
    • Melindungi isi sel
    • Mengatur keluar masuknya berbagai zat
  21. Struktur

    Slide 21 - Struktur

    • Lapisan protein
    • Lapisan fosfolipid
    • Karbohidrat
    • Protein Perifer
    • Protein Integral
    • Kepala: Area polar (hidrofilik) - Fosfat
    • Ekor: Area non polar (hidrofobik) - Lipid
    • Sterol
    • Glikolipid
    • Glikoprotein
  22. Inti Sel (Nukleus)

    Slide 22 - Inti Sel (Nukleus)

    • Organel terbesar dengan diameter sekitar 10 µm
    • Memiliki membran inti yang memiliki pori
    • Fungsi:
    • Pengendali seluruh kegiatan sel
    • Pengatur pembelahan sel
    • Pembawa informasi genetik (DNA)
    • Di dalam nukleus terdapat:
    • Kromosom yang di dalamnya terdapat DNA sebagai pembawa sifat menurun
    • Nukleoplasma (cairan inti)
    • Nukleolus (anak inti)
  23. Retikulum Endoplasma

    Slide 23 - Retikulum Endoplasma

    • Tersusun oleh membran yang berbentuk jala
    • Fungsi:
    • Mensintesis molekul-molekul lemak (seperti asam lemak, fosfolipid, dan steroid) (RE Halus)
    • Menampung protein yang disintesis oleh ribosom (RE Kasar)
    • Alat transportasi molekul-molekul antara nukleus dengan organel-organel sel
    • Menetralkan racun (detoksifikasi) di sel hati
    • Jenis RE
    • RE Kasar : RE yang ditempeli ribosom & tampak berbintil-bintil
    • Fungsi : Tempat sintesis Protein (Menampung protein yang
    • dibuat oleh riosom
    • RE Halus : RE yang tidak ditempeli ribosom
    • Fungsi : Tempat sintesis lemak dan kolesterol
  24. RETIKULUM ENDOPLASMA

    Slide 24 - RETIKULUM ENDOPLASMA

  25. Mitokondria

    Slide 25 - Mitokondria

    • Mitokondria merupakan organel sel bermembran ganda
    • Membran luar
    • Membran dalam berlipat-lipat : krista
    • Bagian dalam berupa cairan: matriks
    • Fungsi :
    • Tempat respirasi intraseluler
    • Penghasil energi berupa ATP (The Power of House of cell)
    • Tempat katabolisme (pemecahan glukosa)
    • C6H12O6 + 6O2 → 6CO2 + 6H2O + Energi
    • Oksidasi Makanan
    • Tempat proses :
    • Glikolisis
    • Dekarboksilasi oksidatif
    • Siklus Kreb
    • Transfer Elektron
    • Terdapat DNA dan ribosom
  26. Badan Golgi

    Slide 26 - Badan Golgi

    • Badan golgi mempunyai hubungan yang erat dengan RE dalam sintesis protein
    • Fungsi:
    • Tempat sintesis polisakarida seperti mukus, selulosa, pektin, dll
    • Membentuk membran plasma
    • Membentuk kantong sekresi untuk membungkus zat yang akan dikeluarkan sel → vesikel
    • Membentuk akrosom pada sperma, kuning telur pada sel telur, dan lisosom
  27. Slide 27

    • Badan Golgi
  28. Ribosom

    Slide 28 - Ribosom

    • Struktur unit gabungan protein dengan RNA-ribosom (RNAr)
    • Bagian protein terdiri atas dua subunit, yaitu subunit besar dan kecil
    • Berperan dalam sintesis protein
    • Letak ribosom:
    • Menyebar di sitosol
    • Menempel pada
    • RE Kasar
    • Mitokondria
    • Kloroplas
  29. Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

    Slide 29 - Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

    • Organel Sel
    • Sel Hewan
    • Sel Tumbuhan
    • Lisosom
    • -
    • Sentriol
    • -
    • Dinding Sel
    • -
    • Plastida (Kloroplas)
    • -
    • Vakuola
    • -
    • (kecuali pada hewan tingkat rendah/ protozoa)
  30. Struktur Sel Hewan

    Slide 30 - Struktur Sel Hewan

  31. Lisosom

    Slide 31 - Lisosom

    • Lisosom hanya terdapat pada sel hewan dan manusia.
    • Kantong membran yang berisi enzim hidrolitik → Lisozim
    • Di dalam lisosom terdapat enzim pencernaan misalnya: lipase, fosfatase asam, ribonuklease, deoskiribonuklease, sulfatase, glukoronidase, kolagenase, dll.
    • Fungsi lisosom:
    • Melakukan pencernaan intraseluler
    • Autofagi → menghancurkan struktur yang tidak dikehendaki, cth: sel yg tidak berfungsi lagi
    • Eksositosis → pembebasan
    • enzim ke lar sel
    • Autolisis → penghancuran
    • diri sel dengan membebaskan
    • isi lisosom ke dalam sel
  32. Sentriol

    Slide 32 - Sentriol

    • Berperan dalam pembelahan sel
    • Terdiri dari dua sentriol yang berada di dalam sentrosom
    • Saat pembelahan sel, tiap-tiap sentriol memisahkan diri menuju kutub yang berlawanan dan memancarkan benang gelendong yang akan mengikat kromosom
  33. Struktur Sel Tumbuhan

    Slide 33 - Struktur Sel Tumbuhan

  34. Dinding Sel

    Slide 34 - Dinding Sel

    • Lapisan terluar yang tersusun dari selulosa, hemiselulosa & pektin
    • Fungsi:
    • Penyokong & pelindung selaput plasma
    • Memelihara keseimbangan sel dari tekanan
    • Memberi bentuk sel tumbuhan relatif tetap
    • Di antara dua dinding sel yang berdekatan terdapat lamela tengah.
    • Sel-sel yang bertetangga berhubungan dengan melalui pori pori yang disebut noktah.
    • Noktah merupakan bagian dinding sel yang tidak mengalami penebalan. Oleh karena itu sitoplasma dapat keluar masuk dari sel satu ke sel yang lain melalui saluran yang disebut plasmodesmata.
  35. Plastida

    Slide 36 - Plastida

    • Hanya dimiliki oleh sel tumbuhan
    • Terdiri dari tiga jenis:
  36. Kloroplas

    Slide 37 - Kloroplas

    • Plastida yang mengandung klorofil, karotenoid & pigmen fotosintetik lainnya.
    • Fungsi: Tempat berlangsungnya fotosintesis
    • Terdiri dari membran dalam & luar
    • Membran Luar: Berfungsi mengatur keluar-masuknya zat
    • Membran Dalam: Membungkus cairan stroma
    • Melipat ke dalam disebut tilakoid, tumpukan tilakoid disebut grana
    • Berdasarkan panjang gelombang (Spektrum warna), dibedakan:
    • Klorofil A menyerap spektrum warna hijau – biru
    • Klorofil B menyerap spektrum warna hijau – kuning
    • Klorofil C menyerap spektrum warna hijau – cokelat
    • Klorofil D menyerap spektrum warna hijau – merah
  37. Kromoplas

    Slide 38 - Kromoplas

    • Plastida yang mengandung pigmen non fotosintetik
    • Pigmen:
    • Karoten: kuning
    • Fikoeritrin: merah
    • Xantofil: keemasan
    • Fikosianin: biru
    • Leukoplas
    • Platida yang tidak berwarna
    • Fungsi: Organ penyimpanan cadangan makanan sepertai biji dan umbi
    • Tiga Macam:
    • Amiloplas : Menyimpan amilum
    • Proteoplas : Menyimpan protein
    • Elaioplas : Membentuk & Menyimpan lemak
  38. Vakuola

    Slide 39 - Vakuola

    • Organel yang berisi cairan yang dibatasi oleh membran tonoplas
    • Fungsi:
    • Tempat menyimpan cadangan makanan seperti amilum & gula
    • Memasukan air melalui tonoplas untuk membangun turgiditas sel bersama dinding sel
    • Menyimpan pigmen (bunga)
    • Menyimpan minyak atsiri (kayu putih, peppermint, aroma harum pada bunga)
    • Tempat penimbunan ssa metabolisme dan metabolit sekunder (Ca-Oksalat, tanin, getah karet)
  39. Transportasi Zat

    Slide 40 - Transportasi Zat

    • Diantara fungsi suatu membran adalah sebagai pengatur keluar masuknya zat untuk memperoleh pH (derajat keasaman) yang sesuai, mengendalikan konsentrasi ion dalam sel, dan membuang sisa metabolisme yang tidak berguna bagi sel.
    • Lalu bagaimanakah membran sel bisa melakukan semua itu?
    • Membran sel melakukan semua itu melalui transpor membran
  40. DIFUSI

    Slide 42 - DIFUSI

    • Perpindahan zat terlarut
    • dari konsentrasi tinggi
    • ke konsentrasi rendah
    • OSMOSIS
    • Perpindahan pelarut (misal air)
    • dari konsentrasi rendah
    • ke konsentrasi tinggi melalui
    • membran semi permeabel
  41. Aplikasi Peristiwa Osmosis

    Slide 43 - Aplikasi Peristiwa Osmosis

  42. OsmosisSel Hewan & Sel Tumbuhan

    Slide 44 - OsmosisSel Hewan & Sel Tumbuhan

  43. POMPA ION Na DAN K

    Slide 45 - POMPA ION Na DAN K

  44. ENDOSITOSIS & EKSOSITOSIS

    Slide 46 - ENDOSITOSIS & EKSOSITOSIS